ASPPI DPD BABEL GELAR MUSDA I

No comment 178 views

musdababelTanjungpandan – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Dewan Pimpinan Daerah Bangka Belitung menggelar kegiatan Musyawarah Daerah I yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belitung H. Sahani Saleh, S.Sos pada Kamis, (28/2) di Ruang Meeting Hotel Grand Pelangi. Kegiatan ini dalam rangka membentuk kepengurusan ASPPI DPD Babel, sekaligus diskusi dan komunikasi terkait perkembangan dunia pariwisata Belitung.

Dalam sambutannya Ketua Pelaksana, Agus Pahlevi mengatakan, ASPPI merupakan sebuah asosiasi profesi dimana anggotanya adalah setiap orang yang berprofesi di bidang pariwisata, baik itu hotel, travel agency, guide, restoran, transportasi dan pelaku wisata lainnya. DPD Babel merupakan organisasi tingkat provinsi, yang berada di Kabupaten Belitung. Pertimbangannya, karena pulau Belitong merupakan pusat pertumbuhan wisata di Babel.

Asosiasi ini telah terbentuk sejak tahun 2009, dan hingga kini sudah terbentuk DPD hampir disetiap provinsi. Lebih lanjut, menurutnya nama ASPPI memang belum familiar, namun organisasi ini merupakan wadah bagi setiap pribadi dan orang yang bekerja di dunia pariwisata dalam bidang apapun. ASPPI sebagai wadah untuk meningkatkan SDM pariwisata agar lebih profesional dan memajukan pariwisata daerah. Dalam rangka mendukung kemajuan pariwisata Belitung, berbagai kegiatan telah dilaksanakan ASPPI, salah satunya kegiatan peduli pariwisata yang ditujukan pada pembinaan kegiatan pariwisata kepada masyarakat di daerah destinasi wisata.

Sementara Ketua DPD ASPPI, Rianto mengatakan, ”sejak pertama kali menginjakan kaki ke Pulau Belitung, saya merasa takjub dengan keindahan alamnya. Pulau Belitung memiliki keindahan yang sangat mempesona, dan Belitung kini mulai menjadi destinasi tujuan wisata favorit bagi wisatawan, termasuk bagi backpacker”, katanya.

Dijelaskannya, DPD ASPPI teleh menerima laporan, sejak tidak beroperasinya salah satu maskapai di Belitung tentunya menyebabkan berkurangnya jumlah penerbangan ke Belitung. Hal ini juga membuat adanya penurunan tingkat kunjungan wisatawan ke Belitung. Untuk itu, pelaku pariwisata harus melakukan pendekatan ke operator perjalanan, airline, untuk sama-sama berunding untuk satu tujuan memajukan pariwisata Belitung.

Menurutnya, dalam pengembangan pariwisata, tidak mengenal adanya batas wilayah. Sama halnya dengan pengembangan pariwisata di Pulau Belitung yang terdapat dua kabupaten, yakni Belitung dan Belitung Timur. Untuk itu masing-masing harus terjalin kerjasama yang baik untuk memajukan pariwisata di Belitung.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung menyambut baik kegiatan yang dilakukan ASPPI. Dengan adanya wadah ASPPI ini, tentunya bisa menyatukan pelaku wisata dari berbagai komunitas. ”Saya berharap ASPPI bisa bersinergi dalam memajukan pariwisata Belitung, sehingga nantinya Belitung bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara”, kata Wabup.

Menurutnya, dalam menghadapi tantangan dunia pariwisata saat ini, kita harus sama-sama melakukan aksi untuk mengatasi kendala dan hambatan yang ada, seperti masalah penerbangan ke Belitung. Saat ini bukan hanya pemerintah saja yang harus melakukan action, tapi juga para pelaku wisata yang harus turut serta, sama-sama menanyakan hal ini ke kementerian terkait.

Lebih jauh Wabup juga berharap agar para pelaku pariwisata bersama-sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk dapat bekerjasama melakukan tindakan nyata memajukan sektor pariwisata. Kepada para anggota ASPPI diharapkan agar dapat terus berperan aktif melakukan penguatan sumber daya manusia untuk mendukung suksesnya pembangunan sektor pariwisata.

Turut hadir dalam acara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung, Drs. H. Jasagung Hariyadi, M.Si, Kadisbudpar Kabupaten Belitung Timur, dr. Helly Tjandra, DK, MMKes, para peserta, dan undangan lainnya.