ASPPI Babel Nilai Fasilitas Pendukung Pariwisata Belitung Minim

pantau_20150918_165949SIJUK – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Provinsi Kepulauan Babel, Agus Pahlevi mengatakan banyaknya investasi di bidang pariwisata membuktikan bahwa belitung adalah daerah wisata masa depan.

Bisa dikatakan sektor pariwisata juga salah satu penggerak roda perekonomian masyarakat saat ini.

“Tidak bisa dimungkiri, masyarakat kita pun saat ini sudah banyak terlibat baik langsung maupun tidak langsung. Belitung sudah punya hotel yang bagus bagus, kendaraan wisata yang baru baru, rumah makan yang enak enak, serta masyarakat yang sangat bersahabat. Hal ini merupakan modal sebagai destinasi wisata,” papar Agus Pahlevi ditemui posbelitung.com beberapa waktu lalu.

Sektor pariwisata setidaknya memunculkan 300 usaha kecil di Belitung. Kemunculan usaha kecil ini, jelasnya, memenuhi kebutuhan wisatawan di Belitung dalam berbagai hal. Ini membuktikan pariwisata memberi efek domino bagi masyarakat.

Hotel hanya menjadi salah satu pendukung bagi daerah wisata. Berbagai fasilitas publik lainnya harus terpenuhi di Belitung sebagai destinasi wisata. Sayangnya saat ini hal tersebut belum terwujud. Termasuk juga jumlah destinasi wisata yang terbilang minim.

Agus juga mengatakan Belitung masih kekurangan fasilitas publik di obyek-obyek wisata yang ada. Pengembangan dan pelmbangunan pariwisata, haruslah seiring sejalan. Diperlukan keseriusan dan kefokusan dalam melaksanakannya.

“Sayangnya Belitung masih kurang dalam hal penyediaan fasilitas publik seperti sarana air bersih di objek wisata, kamar bilas, toilet, kamar ganti, pengaman pantai, pos kesehatan dan beberapa fasilitas lain di destinasi wisata publik. Padahal fasilitas itu untuk kenyamanan wisatawan,” papar Agus.