100 Pelaku Pariwisata Jajaki Potensi Kebumen-Purworejo

jttm2016KEBUMEN – Sebanyak 100 pelaku pariwisata yang terdiri dari 40 sellerdan 60 buyer mengikuti Jawa Tengah Travel Mart (JTTM) ke-3 yang digelar sejak Senin (25/4) hingga hari ini. Dalam kegiatan tersebut, Aso – siasi Pelaku Pariwisata Indo ne – sia ( ASPPI) DPD Jawa Tengah selaku penyelenggara meng – ajak seluruh peserta mengunjungi sejumlah obyek pariwisata di Kebumen dan Purworejo.

Ketua Panitia JTTM Eko Hari Mujiharto mengatakan, penyelenggaraan Jawa Tengah Travel Mart kali ini memilih Kebumen dan Purworejo sebagai lokasi wisata tujuan wisata karena sesuai tema yang di – usung yakni pesona wisata di jalur selatan-selatan. “Pada pe – nyelenggaraan JTTM pertama digelar di Wonosobo dan Ban – jarnegara, sedangkan penyelenggaraan kedua di Blora dan Rembang,” ungkap Eko Hari Mu jiharto dalam acara gala dinner di Pendapa Kabupaten Ke bumen, Senin (25/4) malam.

“JTTM kali ini tetap diikuti 40 seller se Jateng dan 60 buyer dari 12 provinsi di Indonesia. Para buyer merupakan pilihan dari 84 calon peserta yang sebelumnya telah kita seleksi de – ngan ketat. Meski demikian, 24 buyer nantinya akan kita ikutkan pada penyelanggaraan JTTM 2017,” imbuhnya. Eko menyebutkan, sebanyak 40 seller merupakan pelaku wisata dari sejumlah daerah di Jateng yang terdiri dari hotel, biro perjalanan, pusat oleholeh, asuransi, perbankan dan sebagainya.

Sedangkan 60 buyer merupakan pengusaha tour and travel dari Bali, Lombok, Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung, Medan dan sejumlah kota besar lainnya di Indonesia. “Kita terus berupaya meng – abdikan diri untuk kemajuan pariwisata di Jateng. Karena itu, kita berikan apresiasi pe – nge lola wisata Kebumen dan Purworejo yang gencar promosi,” ujar Eko.

Dijelaskannya, event JTTM ini menawarkan perpaduan bisnis meeting seperti table top yang mempertemukan buyer dengan seller di atas meja un tuk melakukan transaksi dan me – lalui farm trip. “Hal itu dilakukan agar lebih mudah mendapatkan informasi potensi wisata. Karena salah satu tu juan JTTM ini membantu daerah angkat potensi wisata dan promosi ke tingkat nasional,” jelas dia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jateng Prasetyo Aribowo mengapresiasi kegiatan JTTM yang di – prakarsai ASPPI untuk gelar an yang ketiga kali ini. Prasetyo menilai bahwa ASPPI merupakan pelaku pariwisata yang riil, pekerja pasar dan mempunyai jaringan yang tumbuh dari bawah. “Saya lihat kegiatan JTTM selama 3 tahun ini tidak mengecewakan. Makin tahun ma kin baik.

Saya percaya kalau Kebu men bisa menjaring wisatawan nasional dan diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi dan pariwisata Ja – teng,” ucap nya. Wakil Bupati Kebumen Ya – zid Mahfudz menyatakan ke – giatan JTTM ini bisa menambah motivasi dalam memba – ngun pariwisata Kebumen. “Ba nyak potensi pariwisata di Kebumen yang terus kita kembangkan seperti Benteng Van Der Wijk, pantai Selatan seperti Menganti,Suwuk dan lain – nya, hingga Goa Jatijajar, Petruk dan gua lainnya,” ungkap Yasid.

Potensi wisata lain yang bisa dikembangkan yakni wisata air Juwangan, waduk Sem por, wi – sata alam, kuliner khas Kebu – men seperti sate ambal, nasi penggel, sentra batik dan desa wisata,” imbuhnya.