Dukung Pengembangan Pariwisata Profesional, ASPPI Ajak Generasi Muda Kuliah S2 Pariwisata Jakarta – Indonesia terus mengupayakan peningkatan kualitas pengembangan pariwisata nasional. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dengan mengandeng swasta mendorong peningkatan kapasitas SDM dan sistem pengelolaan destinasi-destinasi wisata yang baik dan profesional. Salah satu sektor penting dalam mendukung peningkatan pengembangan pariwisata nasional adalah sektor pendidikan. Sektor dianggap penting sebagai pusat penguatan sumber daya manusia, terutama di bidang kepariwisataan. Terlebih saat ini Universitas Terbuka memberikan kesempatan anak bangsa untuk belajar mengenal pariwisata secara komprehensif melalui program S2. Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), Hendri SE,MM,mengajak generasi muda khususnya milenial yang berminat di bidang kepariwisataan meningkatkan kapasitas melalui pendidikan.

Terbukanya program studi S2 di Universitas Terbuka, membuka peluang untuk bisa belajar lebih mendalam terkait kepariwisataan. Karena dengan berkuliah S2 Pariwisata akan membentuk SDM berkualitas yang dibutuhkan negeri ini dalam mengembangkan industri pariwisata yang semakin baik dan mampu berdaya saing tinggi. “Era digitalisasi dan perubahan-perubahan yang terjadi harus disikapi dengan cepat dan tanggap oleh pelaku usaha pariwisata dan pemerintah. Karena itulah melalui Program S2 Pariwisata kebutuhan SDM berkualitas, mampu mendukung kebutuhan-kebutuhan dalam mengembangkan pariwisata profesional dan berkelanjutan.Anak-anak muda harus kita libatkan sebagai salah satu penopang utama program pengembangan pariwisata yang sehat, profesional dan berkelanjutan,” ujar Hendri, saat berdiskusi dalam FGD (Forum Group Discussion) Studi kelayakan S2 Perencanaan Pariwisata Universitas Terbuka, di Grand Whiz Hotel Jakarta, Sabtu (17/9/2022). Lebih jauh Hendri memaparkan faktor dukungan pemerintah dan swasta menjadi sangat penting untuk mensukseskan Program S2 Pariwisata. Hal ini selaras juga dengan program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang tengah mengupayakan peningkatan kualitas profesional pariwisata. Dalam pengembangan parekraf di tahun 2022 saja, peningkatan kualitas bisa dilakukan dengan mengadopsi teknologi sebagai fokus utamanya. Dalam FGD yang dipandu langsung Dr.Ira.Geraldina,SE.,Ak. M.S.Ak.,CA sebagai ketua peneliti dari Universitas Terbuka, Hendri juga mengusulkan perlunya kolaborasi yang melibat Dinas-Dinas Pariwisata, terutama pejabatnya termasuk jebolan lulusan pariwisata serta mereka yang berada di level industri pariwisata. “Hal tak kalah penting bagaimana menciptakan perencanaan di bidang pariwisata dengan baik dan terealisasi .Kualitas SDM sangat menentukan, termasuk ketika menjadi Auditor Pariwisata. Kami menyarankan alangkah baiknya persyaratan sebagai Auditor minimal lulusan S1, semakin bagus lagi S2 Pariwisata,” tambah Hendri yang menjadi duet diskusi bersama Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si, dari Universitas Udaya. ASPPI sendiri lanjutnya, akan memberikan dukungan penuh bagi pemerintah melalui Universitas Terbuka mencetak master-master pariwisata. Terlebih saat ini di era kebangkitan pariwisata Indonesia, tentunya sangat membutuhkan energi besar SDM pariwisata yang berkualitas. (Tim Humas ASPPI)

+ posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Klik disini unt chat
1
Hallo.! Ada yang bisa kami bantu?
Halo ASPPI menyapa
Halo.! Selamat datang di website ASPPI
Apakah ada yang bisa kami bantu.?